Rabu, 31 Januari 2018

Pneumonia

 Penyakit Pneumonia

informasi lengkap penyakit pneumonia
Pneumonia adalah penyakit pada saluran pernapasan yang tidak jarang terjadi. pneumonia tidak jarang terjadi, khususnya pada pada anak anak yang lebih rentan untuk mengalami pneumonia. Pneumonia adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi, infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah yaitu paru paru. paru paru di infeksi sehingga menyebabkan inflamasi di dalamnya.
Inflamasi pada paru paru akan menyebabkan paru paru memiliki kantung kantung udara di dalamnya, kantung di dalam paru paru yang berisikan cairan sehingga kondisi ini yang menimbulkan banyak dampak buruk untuk pernapasan.
Ciri-Ciri Penyakit Pneumonia
  1. Demam
Ciri ciri penyakit pneumonia ialah demam. Di saat setelah paru paru di infeksi maka dampaknya akan demam. Demam sebenarnya respon tubuh respon dari tubuh terhadap dari adanya infeksi pada tubuh. maka dari itu ciri ciri penyakit pneumonia ialah demam karena disebabkan oleh infeksi virus atau pun bakteri.
  1. Banyak berkeringat
Ciri ciri penyakit pneumonia ialah tubuh yang berkeringat. Di dalam paru paru yang banyak cairan, sehingga upaya tubuh untuk mengeluarkannya dengan berkeringat. Jadi selain demam akan mengalami keringat yang banyak khususnya dibagian tangan, tetapi tubuh juga akan menggigil kedinginan.
  1. Batuk
Ciri ciri penyakit pneumonia juga menyebabkan batuk. batuk merupakan respon tubuh juga. karena ada penumpukan cairan di dalam paru paru, sehingga tubuh akan meresponnya dengan batuk. batuk bisa kering tanpa dahak atau pun batuk berdahak biasa sampai bisa mengalami batuk berdarah.
  1. Sesak napas
Ciri ciri penyakit pneumonia memiliki napas yang pendek. Napas yang pendek mengakibatkan sesak napas. karena sesak napas akan lebih sering terjadi ketika sedang mengalami masalah di saluran pernapasan termasuk pneumonia.
Nyeri dada, ciri ciri penyakit pneumonia menyebabkan nyeri dada. Ketika bernapas dada juga akan terasa nyeri sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman.
  1. Mual dan muntah
Ciri ciri penyakit pneumonia di sebagian orang mengalami mual dan muntah. Mual dan muntah bisa memicu hilangnya nafsu makan.
Diare, ciri ciri penyakit pneumonia ialah diare atau buang air besar secara berlebihan. Anak anak lebih rentan mengalami diare ketika menderita pneumonia. Untuk itu sebaiknya diatasi dengan cepat dengan melakukan pengobatan di rumah sakit.
Penyebab Penyakit Pneumonia
Cara penularan virus atau bakteri Pneumonia sampai saat ini belum diketahui pasti, namun ada beberapa hal yang memungkinkan seseorang beresiko tinggi terserang penyakit Pneumonia. Hal ini diantaranya adalah :
  1. Orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah
seperti penderita HIV/AIDS dan para penderita penyakit kronik seperti sakit jantung, diabetes mellitus.
Begitupula bagi mereka yang pernah/rutin menjalani kemoterapy (chemotherapy) dan meminum obat golongan Immunosupressant dalam waktu lama, dimana mereka pada umumnya memiliki daya tahan tubuh (Immun) yang lemah.
  1. Perokok dan peminum alkohol.
Perokok berat dapat mengalami irritasi pada saluran pernafasan (bronchial) yang akhirnya menimbulkan secresi muccus (riak/dahak), Apabila riak/dahak mengandung bakteri maka dapat menyebabkan Pneumonia.
Alkohol dapat berdampak buruk terhadap sel-sel darah putih, hal ini menyebabkan lemahnya daya tahan tubuh dalam melawan suatu infeksi.
  1. Pasien yang berada di ruang perawatan intensive (ICU/ICCU)
Pasien yang dilakukan tindakan ventilator (alat bantu nafas) ‘endotracheal tube’ sangat beresiko terkena Pneumonia.
Disaat mereka batuk akan mengeluarkan tekanan balik isi lambung (perut) ke arah kerongkongan, bila hal itu mengandung bakteri dan berpindah ke rongga nafas (ventilator) maka potensial tinggi terkena Pneumonia.
  1. Menghirup udara tercemar polusi zat kemikal
Resiko tinggi dihadapi oleh para petani apabila mereka menyemprotkan tanaman dengan zat kemikal (chemical) tanpa memakai masker adalah terjadi irritasi dan menimbulkan peradangan pada paru yang akibatnya mudah menderita penyakit Pneumonia dengan masuknya bakteri atau virus.
  1. Pasien yang lama berbaring
Pasien yang mengalami operasi besar sehingga menyebabkannya bermasalah dalah hal mobilisasi merupakan salah satu resiko tinggi terkena penyakit Pneumonia, dimana dengan tidur berbaring statis memungkinkan riak/muccus berkumpul dirongga paru dan menjadi media berkembangnya bakteri.
Penanganan dan Pengobatan Pneumonia
Penanganan dan pengobatan pada penderita Pneumonia tergantung dari tingkat keparahan gejala yang timbul dan type dari penyebab Pneumonia itu sendiri.
  • Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri akan diberikan pengobatan antibiotik. Pengobatan haruslah benar-benar komplite sampai benar-benar tidak lagi adanya gejala atau hasil pemeriksaan X-ray dan sputum tidak lagi menampakkan adanya bakteri Pneumonia, jika tidak maka suatu saat Pneumonia akan kembali diderita.
  • Pneumonia yang disebabkan oleh virus akan diberikan pengobatan yang hampir sama dengan penderita flu, namun lebih ditekankan dengan istirahat yang cukup dan pemberian intake cairan yang cukup banyak serta gizi yang baik untuk membantu pemulihan daya tahan tubuh.
  • Pneumonia yang disebabkan oleh jamur akan mendapatkan pengobatan dengan pemberian antijamur.
Disamping itu pemberian obat lain untuk membantu mengurangi nyeri, demam dan sakit kepala. Pemberian obat anti (penekan) batuk di anjurkan dengan dosis rendah hanya cukup membuat penderita Pneumonia bisa beristirahat tidur, Karena batuk juga akan membantu proses pembersihan secresi mucossa (riak/dahak) diparu-paru.


Sumber : 
http://pneumonia.autoimuncare.com/informasi-lengkap-penyakit-pneumonia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Cari Tahu Yukkk !!! Template designed by Juvmom - Sesukamu